Senin, 14 Februari 2011

PERANAN MANAJEMEN KEUANGAN DALAM PERKEMBANGAN PERUSAHAAN


MAKALAH
SEMINAR MANAJEMEN KEUANGAN
PERANAN MANAJEMEN KEUANGAN DALAM PERKEMBANGAN PERUSAHAAN
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata studi kelayakan bisnis
Disusun oleh :
NAMA : AJAT SUDRAJAT
NIM : 3402070005

JURUSAN : MANAJEMEN
UNIVERSITAS GALUH CIAMIS
TAHUN AKADEMIK 2010/2011
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Setiap perusahaan pasti tujuan yang hendak dicapai dalam setiap usahanya guna untuk
mendapatkan keuntungan,baik yang sudah dilaksanakan maupun yang belum atau masih
dalam proses memajukan perusahaan.dan tentunya program-program yang dapat memjukan
perusahaan dan terealisasikan dengan baik.
Disamping itu juga setiap perusahan juga harus memperhatikan kesejahteraan
Karyawan,jika perusahaan memperhatikan karyawannya maka karyawan tersebut akan
memberikan konteibusi yang baik untuk memejukan perusahaan.Akan tetapi jika manajer
dapat memimpin perusahan dan mengerti dengan keinginan para karyawan maka tidak akan
sulit untuk berkembangnya perusahaan.Seorang manajer harus memiliki pengertahuan yang
luas dan integritas yang tinggi dan memiliki tanggung jawab dalam menjalankan sebuah
system yang dapat memajukan perusahaan
Sesuai dengan yang dijelaskan diatas bshwa setiap perusahan akan berjalan dengan
optimal jika ada manajer yang dapat memimpin dan bertanggung jawab kepada perusahan
guna untuk memajukan perusahan dan siap bersaing denan yang lain.tetapi tidak dilupakan
tentang manajemen keuangan karena manajemen keuangan sangat berperan penting dalam
sebuah perusahaan,karena manajemen keuangan merupakan aktifitas perusahaan untuk
mendapatkan dana yang digunakan untuk mengelola aset perusahaan secara evisien dan
sesuai dengan tujuan yang tepat sasaran.
Berdasarkan latar belakang penelitian tersebut,maka fokus penelitian yang akan disusun
dibatasi pada perkembangan perusahaan dengan mengambil judul:PERANAN
MANAJEMEN KEUANGAN DALAM PERKEMBANGAN PERUSAHAAN.
1.2. Identifikasi masalah
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut,diidentifikasikan permasalahan sebagai berikut:
1. Bagaimana perusahan dapat memberikan dan meningkatkan manajemen keuanagn
diPERUSAHAN?
2. Bagaimana fungsi manajemen keuangan di PERUSAHAN?
3. Bagaimana peranan manajemen keuangan untuk meningkatkan perkembangan
PERUSAHAN?
1.3. Tujuan makalah
1. Tujuan makalah ini adalah:
-untuk mengetahui seberapa pentingnya manjemen keuangan di PERUSAHAN
-peranan manajemen keuangan dalam perkembangan PERUSAHAN
-pentingnya manajer dalam meningkatkan ferporma PERUSAHAN
2 .kegunan penelitian
Kegunan Teoritis
Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat member kontribusi dalam
mengembangkan ilmu ekonomi manjemen khususnya peranan manajemen keuangan
dalamperkembangan perusahan.
3.Kegunan Praktis
Kegunaan hasil penelitian ini diharapkan:
a. Bagi penulis
Dapat menambah pengetahuan dan wawasan,terutama menenai peranan manjemen
keuangan dalam perkembangan perusahan.
b. Bagi perusahan
Dapat memberikan masukan,saran dan informasi yang bermanfaat bagi pengelolaan
perusahaan
c. Bagi pihak lain
Dapat berguna sebagai bahan referensi bagi yang mengembangkan serta meneliti lebih
lanjut masalah yang sama.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1. Pengertian manajemen keuangan
Manajemen keuangan adalah segala aktifitas perusahan yang berhubungan
dengan bagaimana memperoloeh dana,dan mengelola aset sesuai dengan perusahaan
secara menyeluruh,dengan kata lain manajemen keuangan merupakan manajemen
pengelolaan mengenai bagaimana memperoleh aset dan untuk menelola dan mencapai
tujuan perusahaan,untuk itu dibutuhkan beberapa standar dalam berkaitan mengukur
efisiensi keputusan perusahaan.
Sebagai tujuan normatife tujuan manjemen keuanagn berkaitan dengan keputusan
dibidang keuangan untuk memaksimalkan nilai perusahaan,secara lebih luas tujuan ini
merupakan salah satu tujuan perusahaan,maka dari itu nilai perusahaan akan tercermin
dari nilai pasar sahamnya semakin tinggi juga nilai perusahaan.
2.2. Tujuan manajemen Keuangan
Tujuan Manajemen keuangan bisa dikatakan yaitu perlu menentukan tujuan yang
harus dicapai,keputsan yang benar adalah keputusan yang akan membantu tujuan
perusahaan tersebut,secara normatif bahwa tujuan keputusan manajemen keuangan
yaitu untuk memaksimalkan nilai perusahaan.
Nilai perusahaan adalah harga yang bersedia dibayar oleh calon pembeli apabila
perusahaan tersebut dijual.semakin tinggi nilai perusahaan maka semakin besar
kemakmuran yang akan diterima oleh pemilik perusahaan.meskipun nilai perusahaan
akan tidak sama dengan memaksimalkan laba dalam pengertian ekonomi hal ini
disebabkan karena ekonomi diartikan sebagai jumlah kekayaan yang biasa
dikonsumsikan tanpa membuat pemilik kekayaan jadi lebih aman.
2.3. Fungsi Manajemen Keuangan
Dapat dikatakan bahwa fungsi manajemen keuangan itu menyangkut kegiatan
perencanaan,analisis dan pengendalian kegiatan keuangan,dari itu yang melakukanan
dan melakukan kegiatan tersebut disebut manajer keuangan,maka dari itu dapat
disimpulkan dengan menggunakan dana dan mencari pendanaan disebut fungsi
keuangan.
2.4. Teori-Teori keuangan
Teori keuangn yang menjadi landasan dari manajemen keuangn tersebut mengalami
perkenbangan dikenal sejak tahun 1990 sampai abad duapuluh saat ini tidak begitu
pesat.perkembangan ini umumnya merupakan penyempurnaan dan pendalaman serta
perluasana analisis dari teori yand ada.teori perkembangan keuangn tersebut sebagai
berikut:
1. Teori Pasar Modal(Efficient Capital Market Theory)
Adalah asumsi pasar modal yang efisien,efisiensi pasar modal ini bukan efisien
dalam arti administrasi keuangannya,tetapi efisien yang dimaksud adalah efisien
secara informal.artinya bahwa harga-harga sekuritas yang ada di pasar modal
mencerminkan informasi yang releven yang mempengaruhi harga.efisiensi pasar
modal memiliki karakteristik sebagai berikut:
a. Tidak ada biaya transaksi baik transaksi pembelian maupun penjualan
b. Tidak ada pajak
c. Pasar bersipat persaingan sempurna,artinya banyak pembeli dan penjual
d. Pembeli maupun penjual bertidak sebagai price maker(penentu harga)
e. Baik individu maupun perusahaan memiliki akses yang sama ke pasar modal
Syarat kondisi efisien adalah sebagai berikut:
a. Informasi harus dapat diperoleh tanpa biaya dan tersedia bbagi semua pelaku
pasar modal pada saat yang sama
b. Pelaku pasar modal secara individu tidak dapat dan tidak mampu
mempengaruhi harga saham
c. Semua peleku pasar modal bertindak secara rasional
d. Tidak ada biaya transaksi,pajak,dan hambatan-hambatan transaksi lainnya
2. Teori Struktur Modal(Capital Struructure Theory)
Menurut Modigliani dan Milner mempublikasikan teori struktur modal ini
hubungannya dengan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dimasa
yang akan datang.
3. Teori Dividen(Dividend Theory)
Hal ini disebabkan bahwa setiap pembayaran yang dibayarkan oleh perusahaan
sebagai deviden mengharuskan perusahaan mengeluarkan saham baru.
4. Teori Diskonto Kas(Cashflow Discountd Theory)
Teori ini mendasarkan diri pada konsep nilai dn waktu dari uang(time value
money),factor diskonto ini berupa bung.adapun pendiskontoan kas ini dibagi
menjadi 4 tahap:
a. Perkiraan aliran kas dimasa yang akan dating
b. Penilain resiko aliran kas dimasa yang akan dating
c. Menanalisis penilain resiko dihubungkan dengan aliran kas
d. Penentuan nilai sekarang dari aliran kas(present value of cashflow)
5. Teory Agen
Teori ini muncul karena adanya muncul manajer dengan dan pemegang saham atau
antara kredibitur dan pemegang saham yang akan mengakibatkan pemberian
deviden kepada pemilik saham oleh perusahaan.
6. Teori Informasi Asimetrik(asymatric Information Theory)
Bahwa manajer dan pemilik perusahaan memiliki perbedaan tentang informasi
perusahaan.
BAB III
PEMBAHASAN
Manajemen keuangan sangat penting dalam setiap perusahaan jika dalam
perusahaan tidak ada manajer keuangan,maka perusahaan tidak dapat memperoleh
dana dan mengelola dana untuk kepentingan perusahaan.untuk itu kita harus tau dulu
perkembangan manjemen keuangan itu sendiri yang dikemukakan oleh para ahli
sebagai berikut:
Pada tahun 1920 capital budgeting,nodel ini menjelaskan bahwa perlunya
diperhatikan nilai waktu uang sewaktu melekukan infestasi
Pada tahun 1950 Harry Markowitz merumuskan portopolio theory,yang
kemudian dikembangkan oleh Sharpe,Lintner,Treynor,pada tahun 1960 dengan capital
aset pricing modelnya.teori dan model tersebut berguna untuk merumuskan resiko yang
relevan untuk infestasi.
Manajer keuangn tidak hanya mengatur keuangn tapi seluruh aspek yang ada
pada perusahaan yang dapat mengembangkan perusahaan,bahkan manajer laen dapat
memutuskan tentang keuangn tidak hanya kepada manajer manajer keuangn tapi siapa
yang bisa mengatur keuangn.
3.1Tanggung Jawab dan Tugas Manajer Keuangan
Tanggung jawab manajer keuangan adalah merencanakan,memperoleh dan
menggunakan dana untuk memaksimalkan nilai organisasi.
Adapun Tugas Manajer Keuangan Adalah:
1. Perencanaan dan pemrakiraan(forecasting)
Manajer keuangn bekerjasama dengan manajer lainnya yang bertanggung
jawab atas kegiatan-kegiatan perencanaan strategis yang umum untuk
membuat perencanaan keuangan,baik rencana pendek maupun jangka
panjang,dari hasi perencanaan ini dapat disusun perkiraan kebutuhan dana
perusahaan.
2. Manajer keuangn harus memahami mengenai pasar keuangan untuk mencari
berbagai alternatife sumber dan jenis pembiayaan yang dapat digunakan oleh
perusahaan.
3. Mencari sumber-sumber dana yang memungkinkan baik kualitas maupun
kuantitas dana yang diperlukan,sesuai dengan perencanaan.Dalam hal ini
manajer keuangan harus memperhatikan struktur modal dan biaya modal yang
akan berdampak pada perusahaan.
4. Manajer keuangan harus memusatkan perhatian pada keputusan investasi dan
pembiayaan serta segala hal berkaitan dengan perusahaan.
5. Manajer harus bekerja sama dengan para manajer lain perusahaan melakukan
pengendalian atas penggunaan dana perusahaan agar dapat beroperasi seevisien
mungkin.
3.2. Fungsi keuangn dalam organisasi
Fungsi keuangn yang menjadi tanggung jawab langsung manajer keuangan
meliputi:
a. Treasure(bendaharawan)
Bertanggung jawab atas perolehan dana dan pengamanan,menjaga hubungan
perusahaan komersial dan investasi membuat laporan mengenai arus kas
harian dan posisi modal kerja.
b. Controler(administrasi pembukuan/akuntansi)
Mencatat dan membuat laporan tentang informasi keuangan perusahaan
penyusutan laporan keuangan,pajak dll.
3.3. Cara mengontrol perilaku manajer
Berikut adalah bentuk-bentuk control yang dapat mendisiplinkan manajer yaitu:
a. Pemilihan suara oleh Shareholders untuk memilih dewan direktur mereka
sebagai satu team saja.
b. Memuat kontark kerja yang dibuat secara hati-hati dan benar
c. Adanya pasar bagi tenaga kerja manajarial yang dapat mendisiplinkan
manajemen,dimana mereka dapat diganti jika manajem bekerja tidak sesuai
dengan kontrakny
d. Jika manjer gagal memaksimalkan harga saham,mereka dapat diganti
BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Manajemen keuangan merupakan segala aktifitas perusahan yang berhubungan
dengan bagaimana memperoloeh dana,dan mengelola aset sesuai dengan perusahaan
secara menyeluruh,dengan kata lain manajemen keuangan merupakan manajemen
pengelolaan mengenai bagaimana memperoleh aset dan untuk menelola dan mencapai
tujuan perusahaan,untuk itu dibutuhkan beberapa standar dalam berkaitan mengukur
efisiensi keputusan perusahaan.Manajen keuangn tidak hanya diduduki dan diatur oleh
manajer keuanagn yang mengelola dana dan asetperusahan untuk mengembangkan
perusahaan,tapi manajer lain juga bisa asal manajer tesebut mampu menjalankan tugas
manajer keuangan.
4.2. Saran
Daiharapkan setiap perusahaan dapat menjalankan perusahaan dengan baik dan
dengan manajemen yang solid untuk kepentingan perusahaan tersebut.dan dari atasan
sampe bawahan harus bekerja sama untuk kepentingan bersama.

0 komentar:

Poskan Komentar